Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-08-2010
  • 553 Kali

80.000 Barel Minyak Mentah Cemari Laut Sapeken

News Room, Sabtu ( 28/08 ) Perairan Laut Sepanjang, Kecamatan Sapeken, tercemar akibat tumpahan 80.000 barel minyak mentah milik PT. Kangean Energy Indonesia (KEI), yang terbakar saat diangkut kapal tanker, pada hari Sabtu (28/08). Mohammad Nasir, salah seorang warga Desa Sepanjang, mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut. “Kini laut Sapeken yang terkenal bersih, sudah dipenuhi gumpalan minyak tanah mentah berwarna hitam pekat, seperti aspal. Bahkan, ditumpahkan minyak tanah dari lambung kapal tanker milik PT. KEI itu, sudah mencapai puluhan kilometer, yang meliputi wilayah laut Sepanjang, Sapongkor dan Pagerungan Kecil. Saya tidak tahu, sejauh mana tanggung jawab PT. KEI dalam membersihkan laut di seputar Pulau Sapeken dan sekitarnya, sebab tumpahan minyak akan merugikan nelayan,”ujarnya. Sementara itu, Kasatpolair Kalianget, Sumenep, AKP Aryanto Agus Subekti, justru menyatakan tidak ada tumpahan minyak mentah di perairan Sepanjang, Kecamatan/Pulau Sapeken. “Memang tidak ada tumpahan minyak tanah di perairan laut Sepanjang. Karena, kapal tanker itu hanya sebagai kapal penampung minyak mentah milik PT. KEI, untuk didistribusikan ke kapal tanker lainnya. Jadi, ketika terbakar, tanker itu tidak terisi penuh BBM. Karena itu, meski terbakar, tidak ada pencemaran minyak mentah di perairan Sapeken akibat kebakaran itu,”ungkapnya. Agus mengungkapkan, kobaran api yang membakar kapal penampung minyak mentah itu, berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Kapal tersebut, terbakar saat sedang berlabuh di dekat pipa pengisian BBM lepas pantai. “Hingga kini, polisi masih belum mengetahui apa penyebab kebakaran itu. Sebab, masih fokus melakukan pemadaman dan berusaha mengangkat tubuh kapal tanker yang sudah mengalami kemiringan hingga 25 derajat. Kalau ini tidak secepatnya ditangani, dipastikan kapal akan tenggelam,”ujarnya menambahkan. ( Nita, Esha )