News Room, Rabu ( 25/05 ) Sebanyak 7 mahasiswa Universitas Wiraraja Sumenep, dibebaskan dari biaya kuliah dan uang gedung. Ketujuh mahasiswa itu tercatat sebagai mahasiswa kurang mampu yang tinggal di panti asuhan. Rektor Unija Sumenep, Alwiyah menjelaskan,program pembebasan mahasiswa kurang mampu bagi yang tinggal di panti asuhan itu, memang diberikan oleh Yayasan Unija yang diberlakukan sejak tahun 2003 lalu. "Tiap angkatan, kami bebaskan satu mahasiswa dari biaya kuliah. Jadi, hingga saat ini, jumlah mahasiswa kurang mampu bagi yang tinggal dipanti asuhan sebanyak 7 orang," kata Alwiyah, ketika ditemui diruang kerjanya Unija Sumenep, Rabu (25/05). Ia juga mengungkapkan,mahasiswa yang dibebaskan biaya kuliah itu, melalui proses seleksi, dengan mengacu pada usulan atau rekom dari pengelola panti asuhan yang bersangkutan. "Dengan adanya rekom dar panti asuhan, kami tindak lanjuti dengan survey kelapangan. Namun, yang menjadi pemikiran utama pemberian program itu adalah semangat kuliah yang bersangkutan sangat tinggi,"ujarnya. Selain itu, kata Alwiyah, Universitas Wiraraja Sumenep juga memberlakukan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. "Untuk mahasiswa berprestasi, diberi beasiswa berupa pembebasan uang semester (SPP) selama satu semester,"terangnya. Untuk itu, kedepan pihaknya akan berusaha mengembangkan program tersebut, yang bekerjasama dengan lembaga pendidikan tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Sumenep. "Kami akan bekerjasama dengan pihak SMA. Bagi siswa yang berprestasi tapi kurang mampu, dan punya semangat tinggi untuk kuliah, maka akan langsung direkrut sebagai mahasiswa Unija Sumenep. Mudah-mudahan program ini bisa terwujud,"ungkapnya. Jumlah mahasiswa Unija Sumenep, hingga tahun 2011 ini, sebanyak 2.800-an mahasiswa. ( Nita, Esha )