News Room, Rabu ( 03/08 ) Program Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani ( JITUT ) Di Kecamatan Gayam diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan swasembada beras di Kepulauan Sepudi ini. Sebab, pengembangan sarana irigasi memberikan peran besar dalam peningkatan produksi pertanian.
Kepala UPT Pertanian Kecamatan Gayam, Suyitno, SP, mengungkapkan, di Kecamatan Gayam mendapat 9 titik JITUT, dengan dana per-kekompok sebesar Rp. 80 juta yang tersebar di 7 Desa, yang merupakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) tahun 2016.
“Program JITUT diharapkan meningkatkan fungsi layanan irigasi, meningkatkan perluasan areal tanam, meningkatkan indek pertanaman dan produktivitas,”ungkapnya.
Dikatakan, dengan adanya program JITUT, para petani biasanya tanam 1 kali, namun dengan kali ini bisa tanam 2 kali, bahkan bisa 3 kali tanam, karena aliran air sudah memadai dan lancar.
Suyitno menambahkan, melalui program JITUT dapat mengantisipasi terjadinya kekurangan air, terutama pada musim kemarau, efisienkan penyediaan air irigasi tingkat usaha tani, serta meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura.
“Yang jelas, dengan adanya pembangunan JITUT diharapkan bisa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan indeks pertanaman,”pungkasnya. ( Ren, Esha )