News Room, Kamis (11/07) Sebanyak 538 personel Polres Sumenep, disiapkan untuk melaksanakan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah. Sebagai kesiapan pengamanan Lebaran 2013, Kamis (11/07) pagi, pimpinan Polres Sumenep mengadakan rapat koordinasi dengan pihak terkait, diantaranya Dinas Perhubungan, 3 Dinas Pekerjaan Umum, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan, serta dihadiri langsung Wakil Bupati, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si. Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, menjelaskan, ratusan personel kepolisian itu direncanakan dibagi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2013, utamanya untuk penempatan dimasing-masing pos pelayanan. “Pada PAM lebaran nanti, kami tetap akan mendirikan pos pelayanan dibeberapa titik yang tidak jauh berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, kami ingin menekankan kepada seluruh petugas yang terlibat, agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya yang akan mudik,”katanya. Wilayah yang dianggap rawan kecelakaan selama arus mudik, lanjut Kapolres, adalah disepanjang jalan Kecamatan Pragaan. Sebab, terdapat jalan lurus yang bisa memicu pengemudi kendaraan bermotor untuk menambah kecepatannya. “Nah, kami akan mempelajari lebih detail kondisi jalan disana (Kecamatan Pragaan, Red), karena banyak jalan berlobang. Makanya kami meminta dinas terkait untuk secepatnya melakukan perbaikan jalan, guna menekan angka laka lantas selama operasi ketupat nanti,”terangnya. Kapolres mengungkapkan, yang menjadi prioritas utama dalam pendirian pos pelayanan operasi ketupat, yakni diwilayah Pelabuhan Kalianget. “Kami akan optimal dalam memberikan pelayanan di Pelabuhan Kalianget. Jangan sampai ada warga yang sudah membeli tiket tidak mendapat tempat duduk dan tidak bisa diangkut kapal. Target kami, semua warga pulau bisa menikmati fasilitas angkutan lebaran,”ungkapnya. Direncanakan, untuk PAM lebaran 2013, akan didirikan empat pos pelayanan yang tersebar diempat titik, yakni Pelabuhan Kalianget, Taman Adipura Kecamatan Kota, kemudian Kecamatan Dasuk dan Kecamatan Bluto. “Tapi, semua itu masih akan dilakukan pengecekan lapangan, terkait sejauh mana efektifitas pos pelayanan terhadap masyarakat utamanya yang akan melakukan perjalanan mudik,”pungkasnya. ( Nita, Esha )