News Room, Jumat ( 31/08 ) Si jago merah melalap habis 4 toko, diantaranya menjual elektronik dan peralatan motor, di wilayah padat penduduk dan pertokoan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Bangselok, pada Kamis (30/08) sore. Hingga Jumat (31/08) pagi, pemadam kebakaran masih terlihat memadamkan api di lokasi kejadian. Kebakaran hebat ini merupakan kali pertama melanda Kabupaten Sumenep, pada musim kemarau tahun ini. Api yang diduga berasal dari sebuah gudang elektronik itu diketahui terbakar sekitar pukul 14:00 WIB, Kamis (30/08) kemarin, ketika keluar asap tebal. Dan, api mampu dilokalisir 5 jam kemudian. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin, menjelaskan, penyebab dan jumlah kerugian yang dialami pemilik toko yang terbakar belum diketahui. Pihaknya masih melakukan olah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sambil mendatangkan personel tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya. “Kami sengaja mendatangkan tim labfor, untuk ikut melakukan olah TKP atas terbakarnya toko di Kelurahan Bangselok. Jadi, sampai sekarang penyebab dan kerugian akibat kebakaran tersebut, masih belum diketahui,”kata Kapolres Sumenep, Jumat (31/08). Selain itu, kata Kapolres, tim penyidik polres sudah memeriksa enam orang sebagai saksi, terdiri dari karyawan dan pemilik toko terbakar. Ditambah warga yang mengetahui awal kebakaran. “Tapi, kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian tersebut. Karena, olah TKP masih berlangsung, disamping memadamkan sisa api yang masih ada,”terangnya. Untuk memudahkan proses olah TKP, polisi memasang garis polisi disekitar lokasi. Kebakaran itu bermula dari disebuah gudang salah satu toko di Jalan Diponegoro, Kelurahan Bangselok, pada Kamis (30/08) kemarin. Namun, upaya pemadam tak berjalan lancar akibat ngadatnya mesin ketika dilokasi, maka api dengan cepat membesar dan menyambar 3 toko lainnya yang berdempetan. Truk dan mobil bak terbuka milik Pemkab, Polres, dan Kodim 0827 Sumenep ikut dikerahkan untuk mengevakuasi barang milik toko di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, personel pemadam kebakaran dari Pemkab Pamekasan, terpaksa didatangkan guna membantu memadamkan api. Dan, api baru berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB. ( Nita, Esha )