News Room, Kamis ( 25/09 ) Sebanyak 20 pengusaha industry kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Sumenep mengikuti Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Desain Konveksi yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian RI, yang dilaksanakan selama 5 hari di Hotel Sumekar Sumenep. Kasubdit Kerajinan dan Sandang Direktorat IKM Wilayah II Kementerian Perindustrian, Ir. H. Ismodian, M.Ak kepada News Room, Kamis (25/09) mengungkapkan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan desain konveksi bagi para pengusaha IKM konveksi di Kabupaten Sumenep. “Disamping itu juga untuk menumbuhkan IKM wirausaha baru, serta jumlah interpreneurship dibidang konveksi dan meningkatkan komoditi konveksi, khususnya di Sumenep,”ungkapnya. Diakui, dipilihnya Kabupaten Sumenep sebagai sasaran kegiatan yang diselenggarakan mulai tanggal 24 hingga 28 September ini, karena dinilai Sumenep memiliki potensi IKM konveksi yang cukup banyak dan merupakan daerah wisata yang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha konveksi modern. Karena, konveksi saat ini tidak hanya diekspor, namun untuk penuhi dalam negeri saja sudah bagus. Untuk itu perlu ada trend, agar usaha konveksi bisa maju dan berkembang. “Kami juga tekankan bagi peserta untuk mengelola usaha, pelanggan dan pesaing dengan konveksi desain trend terkini. Jadi, harus respon perubahan desain dan membaca selera pasar.”tambahnya. Sementara para peserta pelatihan juga diberi bantuan 20 unit mesin jahit dan 10 unit mesin obras. Bantuan tersebut diharapkan bsia dikelola dengan kelompok IKM untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak dan meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah. ( Ren, Esha )