Sumenep-Kominfo News Room : Ujian Nasional (Unas) untuk tingkat SMA, yang dilaksanakan sejak 16 hingga 18 Mei 2006, ternyata tidak diikuti seluruh siswa SMA, karena berdasarkan data dari hasil tinjauan Dinas Pendidikan, dari 4.817 siswa SMA dan MA dan 416 siswa SMK, ternyata terdapat 2 orang siswa yang dinyatakan tidak mengikuti Unas. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si H. Moh. Rais menuturkan, 2 orang siswa itu tidak dapat mengikuti Unas, dikarenakan kondisinya kurang prima (sakit). Keterangan sakit tersebut dipertegas dengan adanya surat dokter RSI Kalianget, dan RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Ia menerangkan, 2 orang siswa tersebut, berasal dari SMA Negeri 1 Sumenep, yang bernama Aprian Rahmandani, kemudian dari SMA Negeri Gapura, yakni Halmayanti, asal pendidikan SMA Al-In’am Gapura, semuanya dari jurusan IPS. H. Moh. Rais menandaskan, dengan adanya keterangan dari para dokter itu, maka pihaknya memberikan waktu kepada 2 siswa itu untuk ikut Ujian Nasional susulan. Dikatakannya, Unas susulan tersebut akan dilakukan tanggal 22 hingga 24 Mei 2006 mendatang, dengan 3 mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Ekonomi dan Bahasa Inggris. Lebih lanjut H. Moh. Rais menjelaskan, pihaknya hanya memberikan kesempatan satu kali Unas susulan. Artinya, apabila 2 orang siswa itu pada saat Unas susulan tetap sakit, maka 2 orang siswa itu dianggap gugur. Karena itu, sebelum Unas susulan itu dilaksanakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan masing-masing Kepala Sekolah siswa tersebut, apakah Unas susulan akan dilakukan di rumah siswa atau di Rumah Sakit. Karena, sesuai dengan rencana, Unas susulan tersebut, akan ditempatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. ( Nita, Esha )