Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-07-2012
  • 507 Kali

2 Peleton Brimob Polda Jatim Disiagakan Di Sumur ENC-1 Tanjung

News Room, Senin ( 09/07 ) Sebanyak 2 peleton Brimob Polda Jawa Timur di Pamekasan, sejak Senin (09/07) pagi, disiagakan di lokasi pengeboran sumur ENC-1 yang dilakukan PT. Energi Mineral Langgeng (EML), di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin, menjelaskan, pasca aksi pengrusakan fasilitas pengeboran oleh massa, pada Jumat (06/07) kemarin, menjadi catatan khusus bagi kepolisian, untuk memperketat pengamanan dilokasi tersebut. “Kami siagakan masing-masing 2 peleton, baik anggota Brimob maupun anggota Polres Sumenep sendiri, di lokasi pengeboran sumur ENC-1, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi,”kata Kapolres Sumenep, AKBP Dirin, Senin (09/07). Peningkatan pengamanan itu, kata Kapolres, penting dilakukan, karena di lokasi tersebut ada peralatan pengeboran yang berpotensi membahayakan. “Kedalaman pengeboran itu sudah mencapai 9.000 meter. Tentunya tekanannya besar. Kami khawatir bisa terjadi explosive yang membahayakan kalau sampai massa merusak peralatan tersebut,”terangnya. Dirin mengungkapkan, pengamanan dilokasi pengeboran sumur oleh PT. EML itu, akan dilakukan sampai situasi di sekitar sumur ENC-1, benar-benar kondusif. “Anggota Brimob yang di BKO kan ini akan kami tarik apabila situasi benar-benar kondusif. Tapi dari hasil evaluasi sementara, situasi di sekitar lokasi pengeboran sampai saat ini sudah aman,”ungkapnya. Selain pengamanan ketat di lokasi, Polres Sumenep juga berupaya melakukan pendekatan pada tokoh-tokoh masyarakat di Desa Tanjung, agar menyalurkan aspirasi dengan cara damai dan tidak melanggar hukum. “Silahkan sampaikan aspirasi sesuai mekanisme, tanpa melanggar hukum. Kami kan hanya bertugas menjaga keamanan saja,”pungkasnya. Sebelumnya, Jumat (06/07) lalu, ratusan massa melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas PT. EML di lokasi pengeboran. Diantaranya pos penjagaan, dan mini bus PT. EML digulingkan. Aksi massa tersebut dipicu kekesalan warga, karena PT. EML ngotot melanjutkan eksplorasi, padahal warga setempat menentang. PT. Energi Mineral Langgeng (EML), 3 April 201, meresmikan penanjakan sumur gas ENC 1 di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi. Meskipun belum bisa dipastikan, berapa besar kandungan gas di sumur Tanjung yang sudah diamati selama 6 tahun, Namun diperkirakan jika pengeboran berhasil, kandungan gasnya cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di Madura, sekitar 1.000 megawatt. ( Nita, Esha )