News Room, Jumat ( 29/07 ) Dua jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) korban meninggal dalam peristiwa kapal tenggelam di perairan Pantai Batu Layar, Johor, Malaysia, Sabtu (23/07) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, atas nama Salim (32) dan Farida (30), ke duanya warga Dusun Pasar Baru, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), sudah tiba di Sumenep, Jumat (29/07) dini hari.
“Kedua jenazah pasangan suami istri itu sudah kita serahkan ke keluarganya. Korban tiba di Sumenep, dini hari tadi,”kata Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Disnakertrans Sumenep, Drs. Sukirman, M.Si, Jumat (29/07).
Ia menuturkan, 2 jenazah TKI tersebut diantarkan oleh petugas dari Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (UPT P3TKI) Disnakertransduk Provinsi Jawa Timur.
"Untuk pemulangan korban dari Malaysia hingga Sumenep ditanggung UPT P3TKI Propinsi Jawa Timur,”terangnya.
Meski biaya pemulangan ditanggung Pemprov Jatim, lanjut Sukirman, Pemkab Sumenep tetap memberikan santunan terhadap korban masing-masing sebesar Rp. 1 juta. “Dana yang diberikan kepada korban itu diambilkan dari dana emergensi,”ujarnya.
Jumlah TKI asal Sumenep yang menjadi korban kapal tenggelam diperairan Johor, Malaysia, Sabtu (24/07) kemarin, sebanyak 6 orang. 4 orang diantaranya meninggal dunia, dan 2 lainnya selamat. Keempat TKI tewas asal Sumenep, adalah Rusida (28), warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Farida (30) dan Salim (32), keduanya warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), dan Zaenal (24), warga Desa Daandung, Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean).
Sedangkan 2 TKI lainnya yang selamat, yakni Muhawan, warga Desa Daandung, Kangean, dan Arifin, warga Desa Satembang, Arjasa (Pulau Kangean).
Sebelumnya, sebanyak 8 Warga Negara Indonesia (WNI) tewas dan 34 lainnya (26 pria dan 8 wanita) selamat akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di di Pantai Batu Layar, Johor, Malaysia, pada Minggu (24/07) kemarin. Kapal tersebut dalam pejalanan dari Johor menuju ke Batam dengan membawa 62 orang. ( Nita, Esha )