News Room, Selasa (30/10) Lahan sampah seluas 1,5 hektar berlokasi disekitar tempat pemrosesan akhir (TPA) di Desa Torbang, kecamatan Batuan, milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, terbakar. Diduga penyebab kebakaran ini, dikarenakan panasnya cuaca, ditambah beberapa jenis sampah yang memicu timbulnya api seperti sisa korek api. Sebab, titik api itu berada didalam tumpukan sampah. Kepala Seksi Kebersihan, Kantor Kebersihan dan Pertamanan Sumenep, Moh Sadik, menjelaskan, api ditemukan mulai berkobar sejak Senin (29/10) kemarin, sekitar pukul 5 pagi. Namun, lokasinya diluar TPA. “Meski lokasi kebakaran diluar TPA, tapi kami tetap melakukan pemadaman. Dikhawatirkan api akan merambat hingga TPA. Kami pun langsung mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan tangki air, untuk memadamkan api,” kata Sadik, dilokasi kebakaran, Selasa (30/10). Sadik mengungkapkan, untuk memadamkan api, pihaknya menghabiskan 11 tangki air dengan 1 mobil pemadam kebakaran. “Jadi, 1 unit mobil PMK kami standby di lokasi, dan dua mobil tangki kantor kebersihan yang mengambil air ke bawah. Alhamdulillah, api bisa segera dipadamkan dan tidak merembet ke TPA. Namun upaya pembasahan masih terus dilakukan, karena sampai saat ini api masih berkobar di bawah tumpukan sampah,” terangnya. Titik api tersebut, kata Sadik, bukan di permukaan sampah, justru berada dikedalaman 10-15 meter di bawah tumpukan sampah. “Kobaran api dari luar sudah tak terlihat, tapi asap tebal masih mengepul dari tumpukan sampah. Makanya kemarin kami mengerahkan alat berat untuk membalik sampah, agar api yang dibawah ini bisa keluar dan mudah dipadamkan,” ungkapnya. (Nita, y02k)