Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-11-2016
  • 465 Kali

Realisasi DAK Sumenep Tahun 2016 Mencapai 25,21 Persen

News Room, Rabu ( 23/11 ) Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun 2016 hingga November ini mencapai 25,21 persen. DAK yang tersedia senilai Rp. 204 miliar, terealisasi sekitar Rp. 51 miliar.

“Anggaran DAK di semua Satuan Kerja (Satker) masih dalam proses. Ada yang sudah mencapai 95 persen, tapi ada juga yang baru dilaksanakan sehingga laporan baru nol persen,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Didik Untung Samsidi, MM., Rabu (23/11/2016).

Dari beberapa Satuan Kerja (Satker), penggunaan DAK terendah terjadi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

“Di Satker tersebut pemakaian DAK masih proses. Dan data yang masuk ke DPPKA tercatat nol persen,” terangnya.

Untuk Disperindag nilai DAK sebesar Rp. 11,4 miliar, Dishutbun Rp. 7,04 miliar dan DKP senilai Rp. 9,3 miliar baru terealisasi Rp. 37 juta.

Sementara realisasi tertinggi DAK 2016, diantaranya berada di Badan Lingkungan Hidup dari anggaran Rp. 6,1 miliar terealisasi Rp. 5,8 miliar atau 95,1 persen. Kemudian Dinas Perhubungan dari Rp. 6,04 miliar terealisasi Rp. 3,1 miliar atau 51,6 persen. Lalu Dinas Pendidikan terealisasi 53 persen senilai Rp. 8 miliar dari Rp. 16 miliar.

“Bahkan di Rumah Sakit Daerah Sumenep pemakaian DAK cukup tinggi juga sebesar Rp. 12,7 miliar dari Rp. 24,2 miliar atau 52,6 persen,” terangnya.

Didik mengungkapkan, laporan serapan DAK di masing-masing Satker per tanggal 18 November 2016. “Jadi, sampai akhir tahun nanti dipastikan DAK di semua satker akan terpakai 100 persen,” pungkasnya. ( Nita, Fer )