Media Center, Jumat ( 28/04 ) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus jemput bola (datang ke Desa-desa) melakukan perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).
"Hingga saat ini perekaman e-KTP kepada masyarakat yang belum melakukannya belum tuntas. Itu disebabkan banyak alat perekam rusak,"kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Zainuddin, Jumat (28/04).
Ia mengungkapkan, sekitar 800 ribu masyarakat Sumenep wajib KTP, masih ada puluhan ribu warga belum melakukan perekaman. "Makanya sejak Maret lalu petugas dari Disdukcapil berinisiatif datang ke Desa-desa melakukan perekaman,"paparnya.
Menurutnya, upaya jemput bola yang dilakukan pihaknya sampai sekarang belum tuntas. Di beberapa Kecamatan ada yang masih menyisakan satu sampai dua Desa.
“Sebenarnya di setiap Kecamatan sudah ada alatnya. Karena perekaman itu dilakukan di Kecamatan. Tapi saat ini kebanyakan alatnya rusak. Ada yang monitornya rusak dan ada kameranya yang rusak,“ungkapnya.
Ia mengaku dalam waktu dekat upaya jemput bola perekaman e-KTP itu bisa segera selesai. Bahkan ditarget bulan depan semuanya sudah tuntas. “Kita target bulan Mei nanti semuanya sudah selesai,“pungkasnya. ( Nita, Esha )