Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-02-2017
  • 580 Kali

Diminta Tidak Merusak Lingkungan Yang Bisa Berakibat Fatal

Media Center, Senin ( 06/02 ) Sering terjadinya musibah menimpa orang yang bekerja di bekas galian batu, seperti yang terjadi di Kecamatan Batuputih belum lama ini, mendapat reaksi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Ir. HM. Syahrial, M.M., kepada wartawan, Senin (05/02/2017) mengungkapkan, kecelakaan terhadap penggali batu memang sudah sering terjadi, dan ternyata masyarakat masih menekuni pekerjaan tersebut meskipun resikonya sangat besar.

“Hendaknya masyarakat tidak lagi mengambil batu di tempat yang berbahaya seperti itu, karena disamping semakin merusak lingkungan juga bisa berakibat fatal terhadap keselamatannya.” ungkapnya.

Sebaiknya tegas Syahrial, bagi para penambang batu tidak semakin merusak lingkungan tempat galian batu, yang bisa berakibat fatal terhadap keselamatan orang lain serta dirinya sendiri. Bahkan, dalam jangka panjang bisa menimbulkan bencana yang lebih besar lagi.

Untuk itu, sebaiknya menurut Syahrial, masyarakat penambang batu mencari alternatif lahan yang bisa menjadi lahan pencarian mereka. Serta dalam melakukan penggalian tidak merusak alam, karena sebenarnya masih banyak lahan yang bisa digarap dengan cara aman dan mengikuti aturan yang ada.

“Sebaiknya, setiap ada kejadian bisa menjadi pelajaran bagi mereka, untuk lebih berhati-hati dan tidak sekedar melakukan penambangan secara liar.” tambahnya. ( Ren, Fer )