Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-09-2010
  • 471 Kali

Pelaksanaan Program Japes 2010 Hampir Tuntas

News Room, Selasa ( 28/09 ) Program Jaring Pengaman Ekonomi Dan Sosial (Japes) yang dilaksanakan sejak tahun 2007 lalu melalui Program APBD Jatim, pada 2010 ini Kabupaten Sumenep juga menambahkan dana sharing untuk melanjutkan program yang bisa memberdayakan masyarakat Desa sendiri. Sebab, beberapa Desa di Kabupaten Sumenep masih perlu untuk mendapat program Japes dengan malihat kondisi jumlah kemiskinan yang ada. Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM mengungkapkan, karena tahun 2010 Kabupaten Sumenep tidak lagi mendapat Japes dari Propinsi Jawa Timur, sehingga dianggarkan melalui APBD Kabupaten Sumenep, dengan masing-masing Desa sebesar Rp. 50.000.000,00 untuk sebanyak 22 Desa di 8 Kecamatan, 2 diantaranmya Kecamatan Kepulauan. “Syukurlah, dari hasil evaluasi yang dilakukan selama 3 hari ini bersama Inspektorat Kabupaten Sumenep, dalam pelaksanaannya cukup bagus, baik dari sisi kwalitas, administrasi dan dari sisi pemberdayaan masyarakatnya,”ujarnya. Diharapkan melalui program Japes itu beberapa Desa yang masih tertinggal dan memiliki angka kemiskinan cukup tinggi, sedikit demi sedikit dapat teratasi dan dapat meningkatkan akses ekonomi, serta berefek domino terhadap dampak perekonomian masyarakat. Dijelaskan, sebenarnya hampir semua Desa yang mendapat program tersebut hampir tuntas, namun ada beberapa Desa yang masih menunggu antrian wareles, karena masih terbatasnya jumlah wareles yang ada. Sebab, dalam pelaksanaannya kegiatan Japes dilaksanakan secara bersamaan dengan pelaksanaan proyek lain, pada bulan-bulan Agustus –September ini. Dana Japes dicairkan melalui 2 tahap, yakni ketika sudah dapat dilaksanakan pembangunan fisik sekitar 35 persen, baru bisa dicairkan tahap kedua. Rahman menilai, program Japes tersebut betul-betul meruapakan program yang diinginkan oleh masyarakat. Sebab, disamping melalui mekanisme usulan masyarakat, juga dilaksanakan kelompok masyarakat dengan padat karya, sehingga akan sulit keluar dari RAP dan gambar dari proposal yang dibuat sebelumnya. Disamping itu juga terus dilakukan pendampingan, sehingga akan sulit keluar dari rencana yang ada. Sekedear diketahui, alokasi Japes 2010, meliputi 8 Kecamatan, yakni, Saronggi, Bluto, Lenteng, Rubaru, Batuputih, dan Dungkek untuk Kecamatan daratan, serta Kecamatan Raas dan Arjasa untuk Kepulauan. Rahman berharap program Japes yang dilaksanakan melalui APBD Kabupaten Sumenep tersebut akan terus meningkat seiring untuk pemerataan pembangunan di Kabupaten Sumenep. ( Ren, Esha )